dalam form registrasi akan Anda dapati sudah terisikan "areebahu" di dalam kotak isian "referral". Areebahu adalah username saya calon referral Anda. Isian referral ini oleh sebagian besar PTC diperlakukan sebagai "option". Artinya Anda boleh menghapusnya.Jika Anda menghapusnya, maka Anda adalah member yang memiliki sebutan "member without referral". Member without referral ini akan DIJUAL oleh penyelenggara program PTC (pemilik situs PTC yang bersangkutan). Tepatnya adalah DISEWAKAN. Dan agar Anda tergoda, iming-imingnya pun dengan "poin".
Mengapa lebih memilih tanpa referral?
Selama ini saya membiarkan kotak isian referral ini seperti isian defaultnya. Meskipun saya akan lebih memilih untuk menggantinya dengan username siapa saja yang mau bertukar referral. Seperti Saudara ANAM di dalam blognya.
Jikapun saya tidak mendapatkan teman untuk bertukar, saya tetap membiarkan isian referral ini. Karena saya beranggapan bahwa, bagaimana mungkin saya berharap ada banyak orang lain yang sudi menjadi downline saya, sementara saya sendiri tidak pernah mau menjadi downline orang lain?
Jika Anda adalah member yang DISEWAKAN, maka sudah sewajarnya jika Anda akan kesulitan mendapatkan referral kecuali dengan cara MENYEWA.
Tetapi sepenuhnya menjadi pilihan Anda. Terakhir saya mendapatkan tawaran sebuah link referral untuk bergabung kepada sebuah program affiliate. Tawaran ini datang dari friend NANDO. Kebetulan saya belum menjadi member di sana, maka sayapun menjadi referralnya tanpa tukar. Mungkin Anda berminat menengoknya? klik banner berikut (nyuwun sewu bannernya kêren):
Lebih baik menderita dari pada melihat orang lain senang
Ada ceritak nih: Samad dan Badam adalah teman sekerja dengan atasan yang sama. Suatu ketika Samad dipanggil oleh atasannya. Atasan menawarkan akan memberikan uang tunai sejumlah 1 juta tetapi dengan syarat: Samad harus memberi sebagian dari 1 juta ini kepada Badam. Atasannya bilang kalau jumlah yang diberikan oleh samad kepada Badam boleh berapapun. 50ribu, 100ribu atau 250ribu sepenuhnya terserah Samad. Asaaaal… Samad dan Badam bisa sepakat dan tetap rukun. Uang 1 juta boleh segera diambil setelah keduanya memperoleh kata sepakat.
Samad pun dengan riangnya membawa kabar ini kepada Badam: "Badam, ada rejeki nih. Si BOS mau kasih aku uang 1 juta, tetapi aku harus kasih sebagian untuk kamu. Dan kita harus sepakat. Kamu aku kasih 100ribu ya?"
Badam: "Enak aja, ya 50:50 dong !"
Samad: "Ayolah, friend…. Dari pada kita berdua gak dapat apa apa… 200ribu gimana?"
Badam: "Tidak bisa! Kalo kamu yang 200ribu? Mau?!"
Samad: "^($^(*(()*$)*)(*()!&*&*!^$%!#$"
Akhirnya merekapun menjadi tidak akur, dan sama-sama tidak mendapatkan uang.
Kita mengikuti program PTC atau affiliate lainnya semestinya bukan dengan berkompetisi, melainkan dengan bekerjasama. Mengapa harus bercerai berai? Padahal si Badam tidak sedikitpun dirugikan dengan penerimaan Samad yang lebih banyak. Samadpun sebenarnya juga tidak sedikitpun dirugikan jika menerima tawaran Badam 50:50. Keduanya memilih untuk menderita daripada melihat temannya senang. Dan demikianlah kebanyakan dari kita yang sudah gêrang tetapi perilaku masih kanak-kanak.
Salam Clickêr
Stop Dreaming Start Action ! GO.. GO.. GO!!
Mengapa lebih memilih tanpa referral?
Selama ini saya membiarkan kotak isian referral ini seperti isian defaultnya. Meskipun saya akan lebih memilih untuk menggantinya dengan username siapa saja yang mau bertukar referral. Seperti Saudara ANAM di dalam blognya.
Jikapun saya tidak mendapatkan teman untuk bertukar, saya tetap membiarkan isian referral ini. Karena saya beranggapan bahwa, bagaimana mungkin saya berharap ada banyak orang lain yang sudi menjadi downline saya, sementara saya sendiri tidak pernah mau menjadi downline orang lain?
Jika Anda adalah member yang DISEWAKAN, maka sudah sewajarnya jika Anda akan kesulitan mendapatkan referral kecuali dengan cara MENYEWA.
Tetapi sepenuhnya menjadi pilihan Anda. Terakhir saya mendapatkan tawaran sebuah link referral untuk bergabung kepada sebuah program affiliate. Tawaran ini datang dari friend NANDO. Kebetulan saya belum menjadi member di sana, maka sayapun menjadi referralnya tanpa tukar. Mungkin Anda berminat menengoknya? klik banner berikut (nyuwun sewu bannernya kêren):
Lebih baik menderita dari pada melihat orang lain senang
Ada ceritak nih: Samad dan Badam adalah teman sekerja dengan atasan yang sama. Suatu ketika Samad dipanggil oleh atasannya. Atasan menawarkan akan memberikan uang tunai sejumlah 1 juta tetapi dengan syarat: Samad harus memberi sebagian dari 1 juta ini kepada Badam. Atasannya bilang kalau jumlah yang diberikan oleh samad kepada Badam boleh berapapun. 50ribu, 100ribu atau 250ribu sepenuhnya terserah Samad. Asaaaal… Samad dan Badam bisa sepakat dan tetap rukun. Uang 1 juta boleh segera diambil setelah keduanya memperoleh kata sepakat.
Samad pun dengan riangnya membawa kabar ini kepada Badam: "Badam, ada rejeki nih. Si BOS mau kasih aku uang 1 juta, tetapi aku harus kasih sebagian untuk kamu. Dan kita harus sepakat. Kamu aku kasih 100ribu ya?"
Badam: "Enak aja, ya 50:50 dong !"
Samad: "Ayolah, friend…. Dari pada kita berdua gak dapat apa apa… 200ribu gimana?"
Badam: "Tidak bisa! Kalo kamu yang 200ribu? Mau?!"
Samad: "^($^(*(()*$)*)(*()!&*&*!^$%!#$"
Akhirnya merekapun menjadi tidak akur, dan sama-sama tidak mendapatkan uang.
Kita mengikuti program PTC atau affiliate lainnya semestinya bukan dengan berkompetisi, melainkan dengan bekerjasama. Mengapa harus bercerai berai? Padahal si Badam tidak sedikitpun dirugikan dengan penerimaan Samad yang lebih banyak. Samadpun sebenarnya juga tidak sedikitpun dirugikan jika menerima tawaran Badam 50:50. Keduanya memilih untuk menderita daripada melihat temannya senang. Dan demikianlah kebanyakan dari kita yang sudah gêrang tetapi perilaku masih kanak-kanak.
Salam Clickêr
Stop Dreaming Start Action ! GO.. GO.. GO!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar